KOTA BATU – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional, Bhabinkamtibmas Desa Pandanrejo, Brigpol Nur Fiqih melaksanakan sambang kepada petani di lahan pertanian Dusun Ngujung, Desa Pandanrejo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, Minggu (20/09/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Brigpol Nur Fiqih menyambangi petani jagung, Sdr. Jaeni, yang mengelola tanaman jagung manis jenis Paragon dengan sistem tumpang sari bersama tanaman bunga kol.
Tanaman tersebut saat ini telah berusia sekitar 4 minggu.
Sambang petani ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian dan kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya dalam mendukung para petani sekaligus menyerap berbagai kendala yang dihadapi dalam proses budidaya tanaman.
“Kami hadir untuk mendengarkan secara langsung kondisi dan kendala yang dihadapi petani, sehingga komunikasi dan pendampingan dapat terus berjalan dengan baik,” ujar Brigpol Nur Fiqih.
Dalam dialog tersebut, petani menyampaikan adanya sejumlah kendala pada tanaman jagung, di antaranya serangan hama ulat serta pertumbuhan sebagian tanaman yang kerdil.
Kondisi tersebut menjadi perhatian dalam upaya menjaga produktivitas tanaman hingga masa panen.
Brigpol Nur Fiqih menyampaikan agar petani terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan tanaman serta berkoordinasi dengan pihak terkait apabila membutuhkan pendampingan dalam penanganan kendala pertanian.
“Kendala hama dan pertumbuhan tanaman perlu terus dipantau. Kami mendorong petani untuk berkoordinasi dengan penyuluh pertanian agar penanganannya dapat dilakukan secara tepat,” tambahnya.
Kegiatan sambang juga menjadi sarana untuk mempererat hubungan antara Bhabinkamtibmas dengan masyarakat sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban di lingkungan pertanian.
“Dengan komunikasi yang baik antara petani, Bhabinkamtibmas, dan pihak terkait, kami berharap kegiatan pertanian dapat berjalan aman, lancar, dan produktif,” pungkas Brigpol Nur Fiqih.
Melalui kegiatan sambang petani secara berkelanjutan, Polres Batu terus mendorong sinergi bersama masyarakat dalam memperkuat ketahanan pangan, menyerap aspirasi petani, serta menciptakan lingkungan pertanian yang aman dan kondusif.(*)