Batu, Malang – Guna membentengi masyarakat dari ancaman bahaya penyalahgunaan narkoba, Bhabinkamtibmas Desa Sukomulyo, Aipda Momon, melaksanakan upaya pencegahan dini.
Salah satunya melalui kegiatan Sosialisasi Bahaya Penggunaan Narkoba yang digelar di Balai Desa Sukomulyo, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, Jum’at (31/10/2025).
Acara yang dihadiri puluhan warga ini mendapat respons positif sebagai upaya menyadarkan masyarakat akan bahaya narkoba.
Dalam pemaparannya yang disampaikan dengan lugas dan mudah dipahami, Aipda Momon menjelaskan berbagai jenis narkoba yang beredar di masyarakat, mulai dari golongan opium, ganja, sabu-sabu, hingga obat-obatan terlarang yang sering disalahgunakan.
Ia tidak hanya menyampaikan definisi, tetapi juga menunjukkan gambar dan ciri-ciri fisik narkoba agar warga dapat lebih waspada.
“Narkoba bukan hanya merusak kesehatan fisik dan mental penggunanya, tetapi juga menghancurkan masa depan, merobek keutuhan keluarga, dan menjadi pangkal dari berbagai tindak kriminalitas lainnya, seperti pencurian bahkan kekerasan dalam rumah tangga. Penyalahguna narkoba adalah korban, dan kita harus bersama-sama mencegah anggota keluarga kita menjadi korban berikutnya,” tegas Aipda Momon.

Sosialisasi ini tidak hanya bersifat satu arah.
Aipda Momon membuka sesi tanya jawab, dimana warga antusias mengajukan berbagai pertanyaan.
Mulai dari bagaimana cara mengenali ciri-ciri pengguna, langkah-langkah yang harus diambil jika menemukan ada anggota keluarga yang terindikasi menyalahgunakan narkoba, hingga peran serta masyarakat dalam mendukung program rehabilitasi.
Kegiatan yang berlangsung hampir dua jam tersebut juga mengajak warga untuk menjadi ‘satgas’ anti narkoba di lingkungan masing-masing.
Aipda Momon mendorong warga untuk segera melapor jika mencurigai adanya peredaran atau penyalahgunaan narkoba di sekitar mereka.
“Kewaspadaan dan kepedulian Bapak dan Ibu sekalian adalah benteng pertama. Jangan ragu untuk berkoordinasi dengan kami atau Babinsa jika melihat hal-hal yang mencurigakan. Mari jadikan Desa Sukomulyo sebagai desa yang mandiri, produktif, dan bebas dari narkoba,” ajaknya.
Kegiatan ini diharapkan tidak berhenti hanya pada satu kali pertemuan. Rencananya, Aipda Momon akan melanjutkan sosialisasi serupa ke dusun-dusun lain dan juga ke sekolah-sekolah di wilayah Desa Sukomulyo, guna menjangkau lebih banyak lapisan masyarakat, khususnya generasi muda yang paling rentan menjadi sasaran peredaran gelap narkoba.(*)