KOTA BATU – Gerak cepat ditunjukkan jajaran Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Batu dalam menangani peristiwa kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sebuah truk diduga mengalami rem blong sekitar pukul 16.45 Wib di Jalan Patimura, Kelurahan Temas, Kecamatan Batu, Kota Batu, Rabu (18/02/2026).
Insiden tersebut menyebabkan kerusakan sejumlah kendaraan dan fasilitas umum serta mengakibatkan beberapa korban luka dan satu orang meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP).
Berdasarkan kronologi kejadian, semula Kendaraan R6 Truck Isuzu Nomor Polisi P-8640-UG yang dikemudikan Eko Wahyudi melaju dari arah selatan ke utara di Jalan Raya Imam Bonjol, Kelurahan Temas, pada kondisi jalan menurun.
Saat itu kendaraan berada pada posisi persneling (gearbox) tiga.
Pengemudi kemudian memindahkan persneling ke gigi dua dengan maksud untuk memperlambat laju kendaraan.

Namun secara tiba-tiba, truk tersebut diduga mengalami rem blong sehingga kehilangan kendali.
Kendaraan kemudian meluncur tanpa dapat dikendalikan hingga berbelok ke kanan memasuki Jalan Raya Patimura dan melaju dari arah barat ke timur.
Sesampainya di Jalan Patimura, bagian depan kiri truk menabrak bagian kanan belakang Kendaraan R4 Daihatsu Nomor Polisi N-1822-JJ yang dikemudikan Gatot Susilo dengan penumpang Lilik Yuliani dan Syafa Adinda Yugatan Anggunia Susilo.
Truk tetap melaju dan kembali terjadi benturan antara bagian depan kiri truk dengan bagian belakang Kendaraan R4 Grand Max Nomor Polisi B-1613-HZM yang dikemudikan Frans Ricardo Pakpahan.
Akibat benturan tersebut, kendaraan Grand Max terdorong ke depan hingga menabrak bagian belakang dua sepeda motor yang berada di depannya, yakni Kendaraan R2 Honda Beat Nomor Polisi N-5977-TBI yang dikendarai Zezen Ardianto serta Kendaraan R2 Honda Beat Nomor Polisi N-2996-LR yang dikendarai Iwan Kurniawan.

Selain itu, bagian pojok kanan truk juga sempat menabrak pot yang berada di median jalan sebelum akhirnya kendaraan tersebut kembali melaju dan membanting setir ke kiri hingga menabrak tiang Telkom di sisi kiri jalan.
Akibat kejadian tersebut, selain kerusakan pada fasilitas umum dan sejumlah kendaraan, para korban mengalami luka-luka.
Zezen Ardianto mengalami cedera kepala (luka ringan). Lilik Yuliani mengalami trauma leher dan luka pada mata sebelah kanan (luka ringan).
Syafa Adinda Yugatan Anggunia Susilo mengalami luka pada kaki kanan dan kiri (luka ringan). Frans Ricardo Pakpahan mengalami memar pada paha kanan dan lengan kanan (luka ringan).
Sementara Iwan Kurniawan mengalami cedera kepala berat dan dinyatakan meninggal dunia di TKP. Kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp30.000.000.

Mendapatkan laporan kejadian tersebut, personel Satlantas Polres Batu segera bergerak menuju lokasi untuk melakukan penanganan cepat.
Setibanya di TKP, petugas langsung mengamankan area, membantu proses evakuasi korban, serta melaksanakan pengaturan dan pengalihan arus lalu lintas guna menghindari kemacetan dan mencegah terjadinya kecelakaan lanjutan.
Kasat Lantas Polres Batu, AKP Kevin Ibrahim, S.Tr.K., S.I.K., menyampaikan bahwa pihaknya langsung menerjunkan personel begitu menerima laporan dari masyarakat.
“Begitu menerima informasi kejadian, kami langsung mengerahkan anggota ke lokasi untuk melakukan pengamanan, evakuasi korban, serta pengaturan dan pengalihan arus lalu lintas. Langkah ini kami lakukan untuk mencegah kepadatan dan menghindari potensi kecelakaan susulan,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa arus lalu lintas di Jalan Patimura sempat mengalami kepadatan karena posisi kendaraan yang melintang dan kerusakan fasilitas umum di sekitar lokasi.
“Kami melakukan rekayasa lalu lintas secara situasional dengan mengalihkan kendaraan ke jalur alternatif di sekitar Kelurahan Temas. Personel ditempatkan di sejumlah titik guna memastikan arus tetap bergerak dan masyarakat mematuhi arahan petugas di lapangan,” jelasnya.
Selain pengaturan arus, Unit Laka Lantas Satlantas Polres Batu juga melakukan olah TKP secara menyeluruh, termasuk mengamankan barang bukti, memeriksa kondisi kendaraan, serta meminta keterangan dari saksi dan pengemudi.
“Kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait dugaan rem blong dan faktor-faktor lain yang mungkin menjadi penyebab kecelakaan. Proses penanganan dilakukan secara profesional dan sesuai prosedur,” tegas AKP Kevin Ibrahim.
Pihak kepolisian juga menghimbau kepada seluruh pengemudi, khususnya kendaraan angkutan barang, agar rutin melakukan pemeriksaan kondisi kendaraan sebelum beroperasi, terutama pada sistem pengereman, demi keselamatan bersama di jalan raya.(*)