Hari: 11 Agustus 2026

Polres Bojonegoro Raih Penghargaan Kemenkeu, Terbaik Pengelolaan DIPA di KPPN

BOJONEGORO – Polres Bojonegoro Polda Jatim kembali mencatatkan prestasi membanggakan dengan meraih penghargaan sebagai Peringkat I Satuan Kerja dengan Pagu Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Besar dalam Penghargaan Semester I Tahun 2026. Piagam penghargaan diserahkan langsung oleh Kepala Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Tipe A2 Bojonegoro, Teguh Ratno Sukarno, kepada Kapolres Bojonegoro, AKBP Yenni Diarty sebagai bentuk apresiasi atas capaian kinerja pengelolaan keuangan negara yang dinilai unggul selama Semester I Tahun 2026. Penghargaan dari Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Tipe A2 Bojonegoro tersebut berdasarkan penilaian kinerja pengelolaan keuangan negara. Dalam penilaian itu, Polres Bojonegoro Polda Jatim berhasil menempati posisi teratas…

Read More

Polda Jatim Petakan Potensi Kerawanan di Sejumlah Destinasi Unggulan Ciptakan Keamanan Wisata

SURABAYA – Direktorat Pengamanan Objek Vital (Ditpamobvit) Polda Jatim) secara masif melakukan pemetaan dan penilaian risiko (risk assessment) di berbagai kawasan wisata di Jawa Timur. Langkah ini diambil guna menjamin keamanan, ketertiban, serta keselamatan para wisatawan yang berkunjung ke destinasi-destinasi unggulan daerah. Kasubdit VIP Ditpamobvit Polda Jatim selaku Kepala Tim risk assessment, AKBP Mohammad Sinwan menjelaskan bahwa pemetaan ini berfokus pada identifikasi celah keamanan yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas maupun kecelakaan fisik. Lokasi yang baru saja diaudit secara ketat antara lain kawasan wisata Bee Jay Bakau Resort Probolinggo, Pantai Utama Raya di Situbondo dan beberapa lokasi di Banyuwangi,Bondowoso, Magetan serta…

Read More

Polisi Diminta Usut Tuntas dan Transparan Kematian Sutrimo

Jakarta – Polisi diminta mengusut secara tuntas dan transparan kematian Sutrimo yang dinilai memiliki sejumlah kejanggalan. Proses penyelidikan dinilai perlu dilakukan secara profesional, objektif, dan menyeluruh guna memastikan penyebab kematian. Penasihat Kapolri Bidang Hukum Tata Negara, Prof. Dr. Juanda, SH., MH., mengatakan penyidik Polri perlu mengumpulkan seluruh informasi, data, barang bukti, dan alat bukti yang berkaitan dengan aktivitas Sutrimo dalam beberapa hari hingga beberapa jam sebelum meninggal dunia. “Lakukan proses penyelidikan yang menyeluruh, objektif dan profesional dengan pengumpulan semua informasi, data, barang bukti dan alat bukti yang berkaitan dengan aktivitas almarhum Sutrimo dalam beberapa hari dan beberapa jam sebelum meninggal,”…

Read More