KOTA BATU – Kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui upaya menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga melalui dukungan nyata terhadap sektor pertanian sebagai salah satu pilar penting ketahanan pangan nasional.
Hal tersebut ditunjukkan oleh Bhabinkamtibmas Desa Tulungrejo Polsek Bumiaji, Aipda Taufik, yang melaksanakan kegiatan sambang dan dialogis dengan petani jagung manis di Dusun Junggo, Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, Minggu (21/06/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Aipda Taufik mengunjungi lahan pertanian milik Bapak Salam yang membudidayakan tanaman jagung manis di lahan seluas kurang lebih 2.000 meter persegi.
Tanaman jagung yang ditanam saat ini telah memasuki usia sekitar 2 bulan 3 minggu dan menunjukkan perkembangan yang baik menjelang masa panen.
Kegiatan sambang dilakukan sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap para petani sekaligus untuk mengetahui secara langsung kondisi pertanian di wilayah binaannya.
Melalui dialog yang berlangsung hangat dan penuh keakraban, Aipda Taufik mendengarkan berbagai informasi serta menampung permasalahan yang dihadapi petani dalam mengelola lahan pertanian.
Berbagai aspek yang berkaitan dengan aktivitas pertanian menjadi topik pembahasan dalam pertemuan tersebut, mulai dari perawatan tanaman, proses budidaya, hingga rencana pemasaran hasil panen.
Kehadiran Bhabinkamtibmas diharapkan mampu memberikan motivasi kepada petani agar tetap semangat dalam mengembangkan sektor pertanian yang menjadi sumber penghidupan masyarakat.
“Kami hadir untuk mendengarkan secara langsung kondisi dan kebutuhan para petani. Melalui komunikasi yang baik, setiap permasalahan yang muncul dapat disampaikan sehingga dapat dicari solusi bersama demi mendukung keberhasilan sektor pertanian dan ketahanan pangan,” ujar Aipda Taufik.
Dalam kesempatan itu, Bapak Salam menjelaskan bahwa hasil panen jagung manis nantinya akan dipasarkan ke pasar tradisional sebagai bahan sayuran untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Sementara itu, bagian tanaman berupa tebon jagung akan dimanfaatkan dan dijual sebagai pakan ternak sapi, sehingga seluruh hasil budidaya dapat memberikan nilai ekonomi yang maksimal.
Pemanfaatan hasil panen secara menyeluruh tersebut menjadi salah satu bentuk pengelolaan pertanian yang produktif dan berkelanjutan.
Selain menghasilkan komoditas pangan berupa jagung manis, petani juga memperoleh tambahan pendapatan dari penjualan limbah pertanian yang masih memiliki nilai guna bagi sektor peternakan.
Selain menyerap aspirasi dan permasalahan petani, Aipda Taufik juga menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada masyarakat.
Ia menghimbau agar warga tidak ragu untuk berkoordinasi dengan pihak kepolisian apabila menemukan permasalahan yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban di lingkungan sekitar.
“Polri siap hadir memberikan pelayanan kepada masyarakat. Apabila memerlukan bantuan atau pelayanan kepolisian, masyarakat dapat menghubungi Bhabinkamtibmas, Polsek Bumiaji, maupun Layanan Polri Call Center 110 yang siap melayani selama 24 jam,” tambahnya.
Kegiatan sambang yang dilakukan Bhabinkamtibmas Desa Tulungrejo ini mendapat sambutan positif dari para petani.
Mereka merasa diperhatikan dan memiliki ruang untuk menyampaikan berbagai kendala maupun aspirasi yang berkaitan dengan aktivitas pertanian dan kehidupan bermasyarakat.
Melalui kegiatan sambang dan dialogis yang rutin dilaksanakan, Polsek Bumiaji terus memperkuat kemitraan dengan masyarakat sekaligus mendukung program ketahanan pangan nasional.
Kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah para petani diharapkan mampu menciptakan hubungan yang harmonis, meningkatkan rasa aman, serta mendorong sektor pertanian agar semakin maju, produktif, dan berkelanjutan.
Dengan sinergi yang baik antara petani, pemerintah, dan kepolisian, sektor pertanian di wilayah Desa Tulungrejo diharapkan terus berkembang sehingga mampu memberikan manfaat bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat dan memperkuat ketahanan pangan di Kota Batu.(*)