Sambang Petani Jagung Manis, Aipda Andri Perkuat Sinergi Ketahanan Pangan di Desa Gunungsari

KOTA BATU – Dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan nasional terus diwujudkan melalui berbagai kegiatan pendampingan dan pembinaan kepada masyarakat, khususnya para petani.

Salah satunya dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Desa Gunungsari Polsek Bumiaji, Aipda Andri, yang melaksanakan kegiatan sambang dan dialogis dengan petani jagung manis di wilayah binaannya.

Kegiatan tersebut dilaksanakan dengan mengunjungi lahan pertanian milik Bapak Wito yang berada di Dusun Claket, Desa Gunungsari, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, Sabtu (27/06/2026).

Dalam kesempatan itu, Aipda Andri meninjau secara langsung kondisi tanaman jagung manis yang saat ini tumbuh dengan baik di lahan seluas kurang lebih 1.000 meter persegi.

Berdasarkan hasil dialog dengan petani, tanaman jagung manis tersebut diperkirakan akan memasuki masa panen dalam waktu sekitar dua bulan mendatang.

Dengan kondisi tanaman yang terawat dan cuaca yang mendukung, petani berharap hasil panen nantinya dapat memberikan keuntungan yang optimal serta berkontribusi terhadap pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat.

Selain melakukan pemantauan terhadap perkembangan tanaman, Aipda Andri juga berdiskusi dengan Bapak Wito mengenai berbagai kondisi dan tantangan yang dihadapi petani selama proses budidaya.

Mulai dari perawatan tanaman, kebutuhan sarana produksi pertanian, hingga upaya peningkatan produktivitas lahan menjadi topik pembahasan dalam kegiatan tersebut.

Menurut Aipda Andri, sektor pertanian memiliki peran yang sangat penting dalam mendukung ketahanan pangan nasional.

Oleh karena itu, Polri berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat guna memberikan dukungan dan motivasi kepada para petani agar tetap semangat dalam mengelola lahan pertaniannya.

“Petani merupakan ujung tombak ketahanan pangan. Kehadiran kami di lapangan tidak hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga memberikan dukungan dan motivasi agar para petani terus produktif serta mampu meningkatkan hasil pertaniannya,” ujar Aipda Andri.

Ia menambahkan bahwa komunikasi dan koordinasi yang baik antara petani, pemerintah, petugas penyuluh, dan kepolisian menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan sektor pertanian.

Dengan adanya sinergi yang kuat, berbagai kendala yang muncul di lapangan dapat segera dicarikan solusi secara bersama-sama.

Dalam kesempatan tersebut, Aipda Andri juga memberikan imbauan kepada para petani agar selalu menjalin komunikasi dan koordinasi dengan Petugas Penyuluh Lapangan (PPL), Bhabinkamtibmas, maupun Polsek Bumiaji terkait perkembangan usaha tani yang dijalankan.

“Kami mengajak seluruh petani untuk aktif berkoordinasi dengan PPL, Bhabinkamtibmas, dan Polsek Bumiaji. Apabila ada rencana pengembangan budidaya jagung pipil, kami siap membantu menjembatani kebutuhan petani, termasuk mendukung pengadaan bibit jagung pipil guna meningkatkan produktivitas pertanian,” ungkapnya.

Himbauan tersebut disampaikan sebagai bentuk dukungan Polri terhadap peningkatan produksi pertanian sekaligus mendorong para petani agar semakin berdaya dalam mengembangkan usaha taninya.

Kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah aktivitas pertanian juga menjadi sarana untuk mempererat hubungan kemitraan antara Polri dan masyarakat.

Melalui kegiatan sambang ini, Polsek Bumiaji berharap tercipta sinergi yang semakin kuat antara petani, pemerintah, penyuluh pertanian, dan kepolisian dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.

Selain menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif, Polri juga berkomitmen mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui sektor pertanian yang produktif dan berkelanjutan.

Dengan semangat kebersamaan dan kerja sama seluruh pihak, sektor pertanian di wilayah Desa Gunungsari diharapkan terus berkembang dan menjadi salah satu kekuatan utama dalam menjaga ketahanan pangan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kota Batu.(*)

About the author: Administrator web

Related Posts