
JEMBER – Semangat Hari Bhayangkara ke-80, Polres Jember Polda Jatim konsisten mengisi kegiatan dengan aksi sosial untuk masyarakat.
Kali ini melalui Satuan Lalu Lintas, Polres Jember Polda Jatim menggelar bakti sosial dengan berbagi kepada puluhan anak yatim piatu di Yayasan Panti Asuhan Mambaul Ulum, Kebonsari, Jember, Jumat (3/7/2026).
Kapolres Jember, AKBP Bobby A Condroputra melalui Kasat Lantas AKP Ade Andini mengatakan, kegiatan sosial ini sebagai wujud hadirnya Polri di tengah masyarakat bukan hanya soal penegakan hukum, namun juga peduli kemanusiaan.
“Masih momen hari Bhayangkara ke – 80, Polres Jember hadir untuk masyarakat termasuk adik – adik kita di Yayasan Panti Asuhan Mambaul Ulum dengan memberikan bantuan sekaligus memberikan dorongan semangat dan edukasi kepada mereka,” kata AKP Ade.
Dalam kesempatan tersebut, Satlantas Polres Jember menyerahkan puluhan paket sembako berisi beras, gula, minyak goreng, dan mi instan.
Bantuan ini menjadi wujud kepedulian Polri untuk hadir dan berbagi dengan masyarakat, khususnya kepada anak-anak yang membutuhkan perhatian dan kasih sayang.
Tak hanya berbagi sembako, personel Satlantas juga mengajak anak-anak belajar tentang pentingnya tertib berlalu lintas.
Dengan cara yang santai dan mudah dipahami, mereka dikenalkan pada aturan dasar keselamatan di jalan agar sejak dini memiliki kesadaran untuk menjadi pengguna jalan yang tertib dan aman.
Kehadiran utusan Polres Jember Polda Jatim tersebut disambut hangat oleh Ketua Yayasan, Ustad Iskandar beserta puluhan anak yatim yang tampak antusias.
“Alhamdulillah, kehadiran Bapak dan Ibu dari Polres Jember sangat berarti bagi kami untuk memberikan perhatian kepada anak yatim piatu di Yayasan Panti Asuhan Mambaul Ulum ini,” ungkap Ustad Iskandar.
Ia juga mengapresiasi Polres Jember yang selama ini selalu hadir di tengah masyarakat selain untuk menjaga keamanan dan ketertiban juga peduli kepada warga masyarakat terlebih yang sangat membutuhkan bantuan.
“Kami mengucapkan selamat Hari Bhayangkara ke – 80, semoga Polri tetap menjadi pelindung pengayom dan pelayan masyarakat, ” pungkas Ustad Iskandar. (*)