KOTA BATU – Komitmen Polri dalam mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional terus diwujudkan melalui kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat.
Kali ini, Bhabinkamtibmas Kelurahan Songgokerto Polsek Batu, Aipda Junaedi Salam, melaksanakan kegiatan sambang kepada petani jagung pipil, Bapak Suliadi, di Kelurahan Songgokerto, Kecamatan Batu, Kota Batu, Sabtu (18/07/2026).
Dalam kunjungannya, Aipda Junaedi Salam melakukan pemantauan terhadap perkembangan tanaman jagung pipil yang telah memasuki usia sekitar 2 bulan.
Selain memastikan kondisi tanaman tumbuh dengan baik, ia juga berdialog langsung dengan petani untuk menyerap aspirasi, mengetahui kendala yang dihadapi selama masa budidaya, serta memberikan motivasi agar tetap semangat mengelola lahan pertanian.
“Kehadiran Polri di tengah petani merupakan bentuk dukungan nyata terhadap Program Ketahanan Pangan Nasional. Kami ingin memastikan petani merasa didampingi sekaligus termotivasi dalam meningkatkan hasil panennya,” ujar Aipda Junaedi Salam.
Melalui komunikasi yang terjalin secara langsung, Bhabinkamtibmas juga mengajak petani untuk terus menjalin koordinasi dengan Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) serta pihak terkait apabila menghadapi kendala dalam proses budidaya.
Sinergi yang baik antara petani, pemerintah, dan Polri diharapkan mampu menciptakan sektor pertanian yang semakin produktif dan berkelanjutan.
Kegiatan sambang ini menjadi bagian dari upaya Polsek Batu dalam membangun kemitraan yang erat dengan masyarakat, khususnya para petani, sekaligus memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif di wilayah binaan.
“Ketahanan pangan merupakan tanggung jawab bersama. Dengan sinergi antara petani, pemerintah, dan Polri, kami optimistis produktivitas pertanian dapat terus meningkat demi mendukung kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.
Melalui kegiatan sambang yang rutin dilaksanakan, Polri tidak hanya hadir sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai mitra masyarakat yang aktif memberikan pendampingan, motivasi, dan dukungan terhadap berbagai program pembangunan, termasuk penguatan sektor pertanian sebagai pilar utama ketahanan pangan nasional.(*)